Saturday, October 3, 2015

The Beginning

Sudah seminggu Ana di kantor barunya sebagai Desain Grafis. Hari ini, di kantor, Ia masih berkutat dengan komputernya dan mencoba menyelesaikan tugas dari manajernya, Pak Tyo. Setelah mencoba menyerahkan beberapa alternatif hasil desainnya, sepertinya manajernya masih kurang puas. Akhirnya, manajernya menugaskan staff desainernya yang lain, Calvin untuk menyelesaikan tugas itu. Ana merasa lega sekaligus berat hati karena pada awal penugasan dia tidak bisa menyelesaikan dengan baik. Ana pun menjadi murung. Seketika itu sang Sekertaris bos, Bu Oci mencoba mencairkan suasana yang entah sejak kapan terasa begitu dingin dan kaku. Ia lalu menyapa Ana dan bertanya : "Kamu orang mana Ana?", lalu Ana menjawab : "Manado bu", dengan suaranya yang begitu lembut sampai-sampai ibu Oci harus mendekat untuk mendengar lebih jelas. Lalu seketika Ibu Oci berkata lagi : "Oh, sebelah kamu juga orang Manado, kalian satu kampung dong.. Iya kan, Vin.." sang ibu juga langsung mengkonfirmasi Calvin dengan menepuk bahunya. Calvin lalu mengangguk tanpa mengeluarkan suara apapun. Ibu Oci pun gemas dengan reaksi Calvin yang hanya mengangguk saja. Ia lalu berkata lagi, "Itu diajak ngobrol dong, sekampung juga".
Akhirnya dy cuma senyum2 aja tanpa berkata apapun dan kembali berkutat dengan photoshopnya. 

- bersambung -